RELEVANSI PEMIKIRAN PAULO FREIRE DAN MAX RAFFERTY DENGAN PERJUANGAN ZETH SNAE DALAM PENDIRIAN STAK NEGERI KUPANG
Keywords:
Paulo Freire, Max Rafferty, Zeth Snae, pendidikan pembebasan, STAK KupangAbstract
Penelitian ini mengkaji relevansi pemikiran dua tokoh pendidikan dunia, Paulo Freire (pendidikan pembebasan) dan Max Rafferty (pendidikan mendalam), dengan perjuangan Drs. Zeth Snae dan tim dalam mendirikan Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Kupang, Nusa Tenggara Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi tokoh dan studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa: pertama, konsep Freire tentang pendidikan sebagai alat pembebasan dari kondisi dehumanisasi memiliki kesamaan semangat dengan latar belakang Zeth Snae sebagai anak petani yang berjuang melawan keterbatasan akses pendidikan di NTT; kedua, konsep Rafferty tentang pendidikan mendalam yang menekankan penguasaan pengetahuan dan persaingan sehat relevan dengan upaya Zeth Snae meningkatkan kualitas SDM; ketiga, titik temu utama ketiganya adalah keyakinan bahwa pendidikan adalah perjuangan, bukan pemberian, serta perlunya ketekunan menghadapi tantangan regulasi dan birokrasi






