PENGETAHUAN, NILAI, DAN BUDAYA: EPISTEMOLOGI DAN TEOLOGI PRAKTIS TERHADAP ADAT PERNIKAHAN DALAM IMAN KRISTEN
Keywords:
marriage customs, epistemology, practical theology, Christian faith, cultureAbstract
Artikel ini menganalisis adat pernikahan sebagai praktik budaya yang tertanam dalam sistem pengetahuan, nilai, dan relasi sosial, serta merefleksikannya dalam terang iman Kristen melalui perspektif epistemologi dan teologi praktis. Dalam berbagai konteks lokal, adat pernikahan tidak hanya berfungsi sebagai ritual simbolik, tetapi juga sebagai kewajiban sosial yang berpotensi menimbulkan tekanan ekonomi dan ketimpangan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi pustaka melalui analisis literatur mutakhir di bidang epistemologi, budaya, dan teologi praktis. Hasil kajian menunjukkan bahwa adat pernikahan merupakan konstruksi pengetahuan budaya yang dibentuk secara sosial dan dapat direfleksikan secara kritis. Kesadaran epistemologis membuka ruang bagi gereja untuk meninjau kembali asumsi budaya yang bertentangan dengan nilai iman Kristen, khususnya martabat manusia, kasih, dan keadilan. Integrasi epistemologi dan teologi praktis memberikan kerangka reflektif bagi transformasi adat pernikahan yang lebih manusiawi, adil, dan kontekstual






